[Halloween] Kisah Jack dalam Jack’O’Latern

hectorturnipfinalcrop

Tersebutlah seseorang bernama Stingy Jack, seorang petani yang malas dan suka menipu. Keseharian Jack suka mabuk-mabukkan, hingga pada suatu ketika, ia terjatuh dan sekarat, ajalnya akan tiba, Jack akan dibawa ke neraka, Tuhan pun mengutus setan untuk menjemput Jack. Melihat setan datang, Jack mencari akal, ia kemudian meratap pada setan, bahwa kejahatan yang ia lakukan bukan semata-mata karena kesalahannya, ia dalam keadaan miskin, dan Tuhan tidak pernah membantunya. Karena hal tersebut, Jack meminta keinginan terakhir sebelum dijemput.

Setan pun merasa kasihan kemudian menanyakan apa permintaan terakhirnya, Jack pun menjawab, ia hanya ingin minum sekali saja untuk yang terakhir kalinya. Setan menjadi bingung, karena ia di sana atas perintah Tuhan, dan tidak mungkin dia bisa memberi ijin Jack untuk melakukan hal tersebut. Akhirnya setan dan Jack saling menjawab, Jack berkata setan bisa menjadi apa saja, jadilah sebuah koin, agar bisa membeli minuman. Setan mengalah, dan ia berubah menjadi koin.

Tapi setan tertipu, Jack menggunakan koin itu bukan untuk membeli minuman, tapi memasukkannya ke dalam kantong bersama kalung salib yang ia bawa. Setan pun terperangkap. Setan mengiba pada Jack agar dikeluarkan, Jack pun mengiyakan jika setan memenuhi perintahnya. Jack ingin setan kembali ke neraka dan kembali setahun lagi, setan pun menuruti perintah Jack.

Namun selama setahun yang dilakukan Jack malah kembali minum dan menipu orang-orang. Karena itu setan kembali diutus menjemput Jack di akhir tahun itu.

“Sebentar.. sebentar!”, kata Jack. “Aku punya permintaan terakhir sebelum dibawa ke neraka!”

“Apa itu?”, tanya setan.

“Topiku tersangkut di atas pohon itu. Bisakah kamu mengambilkannya untukku?”, jawab Jack.

“Bisa.. tapi kali ini jangan menipuku.”, kata Setan dengan sebal.

Setan memanjat pohon itu dan mengambilkan topi Jack. Tapi Jack cepat-cepat menggoreskan salib di batang pohon itu sehingga setan tidak bisa turun.

“Tolonggg! tolong aku!”, Jerit setan.

“Ha! Sekarang aku bisa membiarkanmu di pohon itu selamanya”, Jack berseru riang.

“Jangannnn!” Setan begitu ketakutan.

“.. kecuali..”

“Kecuali apa?”, Setan berharap cemas.

“Kau berjanji tidak akan memaksaku menemanimu di neraka lagi, untuk selamanya!,” jawab Jack.

“Baiklah.. baiklah.. aku janji tidak akan memasukkanmu ke neraka lagi”, kata setan.

Maka Jack selamat dari neraka hingga masa tuanya. Hingga saat ia benar-benar meninggal, setan tidak pernah menjemputnya lagi. Arwahnya segera dibawa ke surga.

Tapi di pintu surga malaikat segera menghadang Jack. “Sebentar, aku Jack… aku baru saja meninggal. Aku mau masuk surga.” Tapi malaikat menolak mentah-mentah. Jack sudah begitu terkenalnya sebagai penipu sehingga tempatnya hanya di neraka. “Pergilah, tanyakan tempatmu kepada setan,” kata malaikat. Jack tersedu, tapi dia benar-benar tidak boleh masuk surga.

Maka Jack turun ke neraka. Di sana ia bertemu kembali dengan setan. Setan menyambutnya gembira. Melihat penderitaan orang-orang di neraka, ia berseru kepada setan.

“Tapi kau sudah janji tidak akan memasukkanku ke sini, kan? Kau sudah janji, ingat itu!”

Setan bingung. Bagaimanapun Jack pernah menyelamatkannya dari salib-salib itu, walaupun itu akal-akalannya Jack. Mungkin dia setan yang jahat dan pantas masuk neraka bersama pendosa lain. Tapi ia tidak akan pernah mengingkari janji.

“Baiklah, aku akan membantumu supaya tidak perlu masuk neraka,” kata setan. Jack senang. Ia tidak perlu menghabiskan waktu selamanya bersama siksaan-siksaan di neraka.

Setan mengirim Jack kembali ke bumi. Ia diberi kesempatan untuk hidup selamanya tanpa harus khawatir mengenai neraka. Ia dipersilakan mencari tempat peristirahatan terakhir yang ia suka.

Jack menangis, “Tapi aku takut.. di sini gelap! Aku tidak bisa lihat apa-apa. Aku takut sendiri.. huuu huu…”. Lalu setan memberi sebuah lilin di kepala Jack. “Carilah teman-temanmu supaya kau tak kesepian,” kata Setan.

Demikianlah cerita Jack Lentera. Ia akan berkeliling sepanjang malam untuk menjemput nyawa anak-anak pembohong. Mereka akan menemaninya sampai hari kiamat nanti.

sumber: google, https://hariadhi.wordpress.com/2009/04/02/cerita-jack-o-lantern/

Teori-teori tentang dimana kita sebenarnya

Ok, ada beberapa teori, mungkin lebih tepatnya dikatakan sebagai imajenasi, dimana kita berada sebenarnya, kita mengenal alam ini, tumbuhan, orang-orang, tanah, udara, pesawat, kapal, laut, angin, para anjing, beberapa ekor kuncing, dan sebagainya, tapi sebenarnya dimana kita berada:

Hidup ini adalah mimpi

kita sebenarnya sedang tertidur, dalam mimpi yang dalam, masuk ke dunia sekarang yang kita kenal, dan dunia ini dikendalikan oleh mesin yang kita ciptakan sendiri (robot), robot tsb kemudian kita anggap sebagai dewa, dan pengendali robot, sebagai tuhan, dialah yang mengatur dunia ini, mengatur mimpi ini, dan beberapa orang tersadar akan hal itu, dan dialah yang tersadarkan, lalu pertanyaannya, jika kita bangun dari dunia ini, siapakah pencipta dunia saat kita terbangun, mungkin jawabannya ada di bawah.

Hidup ini adalah dunia virtual

kita sebenarnya ada dalam dunia virtual, seperti halnya the sims, ia menciptakan suatu alam yang di dalamnya ada kehidupan secara artifical mirip dengan kehidupannya, yaitu alam kita, kita bs memasak, meminum, atau melakukan gerak-gerak lain, semata-mata karena di dalam kita telah terprogram bagaimana cara melakukan itu, dan alam ini kemudian digerakkan secara auto, atau terkadang2 ia ikut bermain di dalamnya, suka tidak suka, mirip seperti kita yang ada di alam virtual ini.

Kita adalah robot

yang terakhir, ada kemungkinan kita adalah robot, bio-robot, ok lihatlah kemajuan robotika sekarang, kita dapat menciptakan robot yang mirip dengan kita, ada kemungkinan di masa depan, robot yang diciptakan mendekati sama dengan kita, tapi tidak sama persis, mungkin beberapa fitur dikurangi agar tidak sama, sehingga kita bisa menjadi dewa, dan robot tersebut menjadi manusia, itulah yang mungkin juga terjadi di masa lalu, dan para dewa memiliki raja, ya raja itulah yang kita anggap sebagai tuhan

ya begitulah, ini hanya imajenasi saja, tapi beberapa fisikawan meyakini dunia ini hanya dunia virtual, who knows?!

1+1 tidak persis sama dengan 2, karena keadaan ideal tidak ada

ok, cmiiw, tapi setelah dipikir 1+1 tidak persis sama dengan 2, kenapa? karena keadaan ideal tidak pernah ditemukan di semesta ini, kenapa lagi? karena selalu berubah selalu bergerak, tidak pernah sama, lalu bagaimana jika diganti variabel x, x+x = 2x, ini baru benar sama dengan, karena adanya variabel, sedangkan dalam nilai konstanta, akan ada banyak variabel dari satu, dua, sampai tak terhingga yang membetuk, katakanlah 1 itu bisa sama dengan x, atau x+y, atau x+y-z, atau xyz+n, dst.

ok kembali lagi keadaan ideal, perhitungan penjumlahan dilihat dari analogi apel, misalkan aku membawa dua apel, dan kamu membawa dua apel, jika apel itu digabung berapakah jumlahnya, empat apel, kemudian katakanlah si a membawa dua apel, dan si b juga membawa dua apel, jika digabung berapakah jumlahnya, sama dengan empat apel, tetapi apakah jumlah apel yang digabung sebelumnya sama dengan apel yang digabung setelahnya, jika kita lihat sama-sama empat, tapi tidak persis empat yang sama, karena bentuk aroma warna yang memegang apel itu berbeda, inilah yang disebut variabel, jadi empat sebelumnya tidak sama dengan empat yang setelahnya, apalagi jika ada kondisi lain, karena semesta ini tidak akan selalu berada dalam keadaan sama (ideal)

jika kita pernah melihat rumus2 yang diajarkan pada mata pelajaran, seperti fisika kimia atau yg lain, dalam latihan soalnya, biasanya selalu disertakan catatan, anggaplah lingkungan dalam keadaan ideal, artinya tidak ada variabel lain selain yang dicantumkan, keadaan ideal tidak pernah ditemukan di semesta ini, sehingga suatu rumus jika diterapkan akan mendekati keakuratan, semakin akurat semakin bagus rumus tersebut, sehingga selalu akan ada pengembangan dr suatu rumus, mungkin penambahan variabel, pembagian atau pengalian, dsb sampai hasil dr penerapan rumus benar2 akurat, tentu melalui serangkaian percobaan, katakan rumus einstein skrg e=mc2, entah mungkin akan ada variabel lain yg ditambahkan shg benar2 lebih akurat lagi hasilnya, lebih maksimal lagi e yang dihasilkan.

Untitled

Treachery

https://www.youtube.com/watch?v=yoCDlOLN9Y8

I can tell that you’ve never been true to me
I can smell that you’re acting so fearfully
I can hear what you’re hoping I want to hear
I can feel the alarm bells are ringing in me
I can touch but I know you don’t feel a thing
I can pray but I know you commit a sin
I can sense now it’s all become clear to see
You’re no good ,and you mean no good treacherously

Treachery, Aizen Theme Bleach OST

Subject Oriented pada Datawarehouse

salah seorang teman bertanya, kenapa program data warehousenya disebut subject oriented, data warehouse itu subject oriented, tapi programnya kan oop (object oriented programming – pemrograman berorientasi objek) pake java, dmn subject orientednya?

ok, begini, data warehouse itu database, gudang data, yang subject oriented adalah data warehousenya bukan programnya, jadi arsitektur data dari data warehouse bersifat subject oriented, berorientasi subyek, tergantung pihak yang biasanya pihak manajemen, mencari fakta apa dari suatu data transaksional, data warehouse itu agregat jadi biasanya bentuknya sudah dalam laporan, misalkan kita mencari jumlah nasabah dari tahun 2010 dari transaksi menabung suatu bank, maka bentuk data warehouse yang biasanya berbentuk star scheme (skema bintang), ditentukan oleh manajemen, fakta-fakta dan dimensi-dimensi yang diperlukan, di sinilah mengapa data warehouse dikatakan subject oriented, sedangkan programnya itu iya object oriented, berorientasi objek, arsitektur programnya berorientasi obyek, oop atau pbo (pemrograman berorientasi objeck), dalam implementasinya contoh bahasa programnya java, oh ya balik lagi ke data warehouse, tidak semua data warehouse memerlukan etl (extraction transformation loading), balik lagi perlu tidaknya proses tersebut, yah segitu saja dah dulu :D