Offline WordPress di Localhost

Ngedit wordpress secara online? Gapapa si tp bagi mereka yang bayar untuk berinternet mending pake offline localhost aja. Loh emang bisa? OeMGi, hare gene, tp ggp kan semua orang juga awalnya tidak tahu hueuehu…tentu saja bisa dengan XAMPP.
XAMPP dapat membuat komputer kita menjadi browser pribadi tanpa harus terkoneksi ke internet, alias secara offline, jd bisa melihat hasilnya kelak ketika online (secara kasarnya begitu). XAMPP didistribusikan secara gratis, sebenarnya ada yag lain seperti ISP punya Microsoft, tapi sayangnya bayar jadi mending cari yang gratisan hehehe…Nah setelah download XAMPPnya, install segera, pilih OK setiap menu yang ada hingga ketiganya: Apache, MySQL, FileZilla aktif.

XAMPP Control Panel

XAMPP Control Panel

Yang bisa diofflinekan? Tentu saja beragam: WordPress, SMF, Drupal, Joomla, Mambo dan yang lainnya banyak sekali (emang segitu banyak). Jadi gampang sekali mengedit atau apapun yang dimau tanpa harus membayar tagihan internet. Download hal yang mau diofflinekan, kemudian extract pada file htdocs (Program Files > xampp > htdocs). Dua versi XAMPP tergantung buat Windows atau Linux, tp yang saya pakai untuk Windows. Setelah itu maka buka browser apa saja, ketikkan localhost/namafile, misalnya tadi nama file WordPressnya adalah monday maka localhost/monday, otomatis akan muncul instalasi tergantung itu untuk WordPress atau yang lain. Buka juga localhost/phpMyAdmin untuk membuat database atau mengutak-atik database berdasar PHP ini. Oke besok kita lanjut, ngantuk nih mata, besok lebih ke spesifik.

Instalasi WordPress
Yawn…akhirnya pagi lagi, dan sekarang Senin pagi, lanjut…Pada instalasi WordPress sagat mudah, hanya mengisi nama database, sebelumnya kamu membuat dulu databasenya di phpMyAdmin, biarkan saja kosong dulu, kemudian masukkan username, password dan prefix tabel, untuk localhostnya dibiarkan (username dan password adalah yang berlaku untuk phpMyAdmin, jadi sebelumnya buatlah user dengan passwordnya di phpMyAdmin dengan hak akses keseluruhan, cara membuatnya ada pada bagian depan halaman phpMyAdmin dan carilah Users). WordPress terinstalasi dan menggenerte secara random password untuk admin (username admin adalah default). Oke beres sudah. Sekarang buka browser dan ketikkan localhost/namafile, sudah jadi deh. Untuk mengaturnya dapat dilakukan di localhost/namafile/wp-admin.php nya. Seperti halnya ketika online, yang penting mungkin pada instalasi themes. Download themes, biasanya dalam bentuk zip, kemudian extract di folder themes dalam folder wp-content. Selamat mecoba…pasti berhasil, tidak rumit koq!

Reference Site: XAMPP, WordPress, SMF, Drupal, Joomla, Mambo