4 Asrama

Harry Potter, salah satu karya legendaris yang menyihir saya ke suatu sekolah bernama Hogwarts. Well…JK Rowling memang mampu membuat saya berimajenasi dan membayangkan betapa menariknya sekolah sihir itu. Sekolah ini memiliki simbol 4 binatang (singa, ular, elang dan luak) yang di bawahnya terdapat kata-kata draco dormiens nunquam titillandus yang berarti jangan pernah mengusik naga yang sedang tidur. Sesuai dengan simbolnya, terdapat 4 asrama dalam Hogwarts yang dibentuk oleh 4 pendiri.


Gryffindor
Pendiri : Godric Gryffindor
Topi Seleksi : Asrama ini menerima siswa-siswa pemberani, cinta persahabatan dan tidak mengenal kata menyerah seperti halnya singa, sang raja hutan (simbol dari asrama ini). Hal inilah yang sering membuat asrama ini memperoleh poin sekolah yang tinggi. Namun sering kali keberaniannya tidak dibarengi oleh akal sehat. Seorang Gryffindor akan mengenyampingkan resiko-resiko yang akan diterima demi menyelamatkan seseorang yang dikasihinya.
Warisan : Pedang, warisan ini akan keluar lewat topi seleksi apabila ditemukan seseorang yang memiliki kepribadian seperti Godric Gryffindor, sang pemberani, Harry Potter adalah seseorang yang memiliki kepribadian itu. Pedang ini digunakannya untuk bertarung melawan Basilik, yaitu seekor ular raksasa yang menetas dari telur yang dierami katak. Basilik merupakan peliharaan dari sang pendiri asrama lainnya, Salazar Slytherin.
Tokoh : Wah…banyak, tokoh trio: Harry Potter, Ronald Weasley, Hermione Granger, dan masih banyak yang lain seperti Neville Longbottom, huaahaha…


Slytherin
Pendiri : Salazar Slytherin
Topi Seleksi : Asrama ini menerima siswa-siswa yang haus akan kekuasaan, menganggap dirinya special dan tidak mempedulikan hal yang lain selain yang menguntungkan bagi dirinya. Paling banyak mencetak penyihir hitam, seperti sang maestro penyihir hitam, Lord Voldermort atau Tom Marvollo Riddle, bahkan anak buahnya yang disebut Pelahap Maut juga kebanyakan dari asrama ini. Memiliki simbol ular, yang berarti beracun, asrama ini sangat bertentangan dengan asrama yang lain dimana asrama ini hanya lebih mengutamakan darah murni (asli penyihir) daripada yang lain. Salazar Slytherin ketika membentuk sekolah ini mengemukakan hal itu agar siswanya tidak ada yang berdarah campuran, tetapi tidak ditanggapi oleh tiga yang lain sehingga ia membentuk sebuah kamar rahasia yang di dalamnya terdapat peliharaannya yaitu Basilik dimana ular raksasa ini memiliki kemampuan membunuh dengan melihat matanya secara langsung atau menjadi batu dengan melihat bayangan matanya. Ular ini dimaksud untuk memurnikan sekolah yaitu membunuh siswa yang tidak berdarah murni. Seorang Slytherin akan mempunyai keistimewaan yaitu parselmouth atau mampu berbicara dengan seekor ular.
Warisan : Kalung, terdapat symbol ular pada mainannya, merupakan salah satu horcux (percikan jiwa, beuh…). Kalung ini hanya akan terbuka dengan perintah menggunakan parselmouth seperti halnya kamar rahasia. Untuk mendapatkannya sangat tidak mudah karena sampai mengorbankan Dumbledore, hua…
Tokoh : Seperti yang saya sebut, tokoh villain, Lord Voldermort merupakan tokoh dari Slytherin, di samping Draco Malfoy dan Severus Snape.


Ravenclaw
Pendiri : Rowena Ravenclaw
Topi Seleksi : Hanya bagi mereka yang pintar, yuph…asrama ini menerima siswa-siswa yang memiliki intejensi tinggi, mampu membaca situasi dan menganalisa suatu masalah dengan cermat bagaikan mata elang yang menjadi simbol asrama. Seorang Ravenclaw akan sangat berhati-hati dalam melakukan sesuatu, mempertimbangkan dampak yang diakibatnya dengan mempelajarinya terlebih dahulu. Hermione merupakan siswa yang hampir diterima di Ravenclaw, namun rasanya Hermione lebih cocok di Gryffindor karena selain pintar, dia sangat berani.
Warisan : Diadem, yang mampu memberikan kepintaran dan kebijaksanaan bagi penggunanya. Benda ini telah dijadikan horcux oleh Voldermort dan menyimpannya di kamar kebutuhan, huehehe…
Tokoh : ceweknya Harry, Cho Cang, perempuan berdarah asia, yang ternyata lebih mencintai Cedric, huahaha…kasihan deh Harry. Ada juga Luna Lovegood, cewek yang dianggap sinting yang sebenernya lebih brilian pikirannya :)


Hufflepuff
Pendiri : Helga Hufflepuff
Topi Seleksi : Bagi mereka yang menganggap dirinya an ordinary people akan masuk ke asrama ini. Asrama ini akan menerima siswa-siwa yang biasal-biasa saja, yah…yang pas-pasana, tidak ada yang menonjol (semuanya seimbang), hanya keinginan untuk belajar saja. Seringkali asrama inilah yang akan menampung bagi mereka yang tidak memenuhi katagori ketiga asrama di atas (phew…). Seorang Hufflepuff akan melakukan hal yang biasa dilakukan siswa pada umumnya, belajar, bercengkrama dan bermain. Kehidupan yang serba biasa huahaha…mereka yang memiliki loyalitas yang tinggi seperti sang simbol luak, juga akan masuk ke asrama ini.
Warisan : Piala, merupakan salah satu horcux juga, piala ini dapat dihancurkan dengan menggunakan Pedang Gryffindor. Saya belum menemukan gambar yang bagus untuk pialanya.
Tokoh : Walaupun asrama yang biasa, ternyata sang juara yang mewakili dalam turnamen Tri Wizard adalah siswa dari asrama ini, Cedric Diggory, cowok cantik yang disukai Cho Cang namun meninggal saat turnamen berlangsung.

Saya kira pertama kali Helga Hufflepuff itu pria ternyata wanita, hehehe…Dari ketiga asrama di atas, tentu saja saya termasuk ke dalam Gryffindor, tapi sedikit Slytherin tapi cukup cerdas jadi termasuk Ravenclaw atau karena ketiganya menonjol (gyahaha…) masuk ke Hufflepuff? Beuh…saya ingin mencoba topi seleksi jadinya xp.